Kalau sudah kadung suka pada seorang penulis biasanya saya cenderung gelap mata, berusaha menyukai seluruh karyanya. Itulah yang terjadi pada dua buku terakhir yang saya baca dari Neil Gaiman; The Good Omens dan Interworld. Untuk TGO, lumayan suka karena topiknya mirip-mirip Constantine, Legion. Saya juga mulai mencari buku Terry Pratchett, partner Neil Gaiman di TGO.

Interworld dibuka dengan narasi Joey Harker memperkenalkan diri beserta kebiasaannya yang mudah tersesat. Jangankan dilepas di tempat asing, membedakan kanan-kiri saja ia bingung. Sampai suatu hari ia benar-benar tersesat, keluar dari dunianya lalu Berjalan melintasi dunia-dunia yang lain.
Ceritanya bergerak cepat. Mulai dari perkenalan Joey dengan sesama pelintas, tragedi awal, masa pelatihannya, petualangan yang tidak disengaja, kekalahan dan kesalahan, lalu petualangan lebih lanjut sampai ending yang terbuka lebar untuk sekuel. Entah, apa akan ada buku lanjutan? Bukan gaya mister Gaiman sih :D
Saya pribadi keteteran mengikuti ceritanya karena banyak istilah asing yang tidak saya mengerti. Tidak ada catatan kaki, glosarium, apapun. Mungkin para penulisnya menganggap ini pengetahuan umum. Bukan berarti tidak dijelaskan sama sekali, ada disisipkan beberapa dalam paragrafnya kok. Cuma saya saja yang sulit mencernanya *grin*
Tapi harus saya akui, idenya soal dunia-dunia alternatif yang bertebaran--akibat opsi-opsi penting, keputusan-keputusan yang diambil-- sangat menarik. Bila ada yang bilang kita punya 7 kembaran di dunia ini, Mr. Gaiman dan Mr. Reaves melukiskan jutaan bumi, tentu dengan jutaan versi diri kita di dalamnya. Di antara jutaan bumi tsb, yang beberapa di antaranya hanya berumur sepersekian famtodetik *or whatsoever lah*, ada dua kekuatan yang saling berebut pengaruh; HEX (sihir) dan Binary (ilmu pengetahuan). Lalu ada para pelintas, berbagai versi Joey Harker tentunya, yang berusaha menjaga keseimbangan HEX dan Binary. Familiar gak sih? ^^
Buku bagus, tapi bukan favorit saya. Ah, ada kutipan menarik *sukanya ngutip*;
Jay berkata, dengan suara yang oh-amat-sangat-kukenali, "Ada hal-hal yang tetap sama, di dunia mana pun kau berada, Nak. Salah satunya ini: Jalan paling cepat untuk keluar dari sesuatu biasanya dengan langsung menjalaninya." (hal. 79)
Penggemar sci-fi mungkin akan menyukai buku ini. Oh lubang cacing, Altiverse, Multiverse, binary, isorithm, dan segambreng istilah aneh lainnya.
Buku ini bisa didapat di...?
Di setiap toko buku pasti ada. New release di gramedia kok. Harga 40ribu rupiah. Beli di toko buku online biasanya diskon 15%+ongkos kirim. :D
pengen beli sih..tapi masih mikir2...hehe
BalasHapuskalo yang ini gpp kelamaan mikirnya, masih bertahan di rak buku baru kok. heran juga :D
BalasHapussejak nonton coraline, jadi penasaran baca karyanya neil yg laen .. tapi kalo beli kok sayang y *mental kere* hehe ..
BalasHapusahahaha.. kalo gitu cari mangsa yang bisa dipinjami bukunya :D
BalasHapus