Kamis, 17 Mei 2012

Hello (Again and Again) World!

Tadinya saya ingin menulis tentang buku menarik yang baru selesai saya baca sebagai tanda bangkitnya blog ini. Tapi apa daya curahan kata belum mampu mengungkapkan apa yang saya rasa terhadap buku tersebut. Aih! Bilang saja masih buntu ide. Dan malas. Hehe.

Sebagai pelampiasan, eh pemanasan, ada baiknya saya bercerita tentang buku-buku yang rencananya akan saya baca pada liburan (cukup) panjang kali ini.

Saya mulai membaca buku ini pada tanggal 1 Mei 2012. Review Fhia cukup menggugah saya untuk memasukkannya sebagai daftar bacaan. Sayangnya, sampai tulisan ini dibuat (17 Mei 2012), saya baru sampai ke halaman 207, saat Eric Weiner menceritakan pengalamannya mencari kebahagiaan di Qatar. Masih ada 300 halaman lagi yang akan saya arungi. Sejauh ini belum ada momen "wow! I was about to write the same thing if i had the chance" (blah!), tapi tidak berarti buku ini sangat membosankan. Penguraian Eric Weiner dengan cara memping-pong definisinya atas kebahagiaan cukup menarik. Hanya saja, saya tidak menyarankan buku ini untuk dibaca saat kondisi kurang prima (baca: saat mengantuk dan beberapa menit setelah ujian).

Aduh, jangan diketawain ya. Saya sendiri hampir tidak percaya memasukkannya ke dalam "light reading". Sebenarnya sih ini usaha pembuktian bahwa saya masih mampu membaca "yang serius-serius". Mak! Malah gugup duluan sebelum membaca :D

Daftar saya memang hanya mencakup dua buku ini. Mudah-mudahan bisa terselesaikan dengan menyenangkan. Mohon doanya! *halah*

Rabu, 20 April 2011

Curhat Si Penimbun Buku

Satu cerita dalam The Fugitive Lawyer Makoto volume 4 mengisahkan tentang seorang gadis SMA bernama Nozomi yang meminta bantuan Makoto. Nozomi mengaku telah diperkosa oleh pacarnya dan ingin menuntut uang untuk aborsi.

[AWAS SPOILER bagi yang ingin membaca sendiri].

Minggu, 03 April 2011

87

Challenging myself to read 87 books in 2011! http://www.goodreads.com/user_challenges/93994 (Sebuah pengumuman sombong yang saya tempelkan di twitter)
.

Dua menit setelah mengumumkan pada dunia, angka 87 terasa begitu bombastis, didukung sambutan beberapa teman yang menyatakan kekagumannya pada saya proyek ambisius ini. Sebagai orang sombong saya malah makin pongah menyahut, menyatakan angka awal yang ingin saya capai adalah 200. Huh! Padahal di sudut lemari ada tumpukan buku yang keburu menguning sebelum sempat dibaca.


Hei, bukankah ini kesempatan untuk menyelesaikan para buku sekaligus memperbaiki kualitas membaca saya? Ceileh. Serius amat. Justru ini saatnya kembali menikmati kegiatan pengisi waktu luang yang seringnya malah jadi obsesi. Tantangan ini hanya untuk mencatat sejauh mana perkembangan bacaan saya. Siapa tahu ada 2-3 buku dari silabus bacaan yang terjamah :D

.

Kenapa 87?
Kalau 86 itu bukunya Okky Madasari, hehe. Cuma angka random yang muncul di kepala. Saya optimis kok angka ini terpenuhi karena saya berniat memasukkan komik-komik yang telah-sedang-akan saya baca tahun ini ke dalam daftar. Curang? Tidak. Komik adalah bacaan berbobot plus plus. Coba saja Sunset On 3rd Street, Showa Man, Ooku The Inner Chamber, For The Rose, Death Notice, The Fugitive Lawyer Makoto.

Masalah utamanya adalah pendokumentasian alias resensi-resensian. Ah, ini kan bukan blog resensi jadi moho maaf lahir batin saja ya? *grin*

Dasar. Mau pamer tapi niatnya setengah-setengah. Payah.

Rabu, 23 Februari 2011

Rangkaian Keinginan Bulan Ini

Tuhan.. saya mau jadi orang kaya atau hidup di negara yang akses ke bukunya gampang dan murah. Amin amin amiiinnnn!

Sabtu, 29 Januari 2011

Jodoh Buku

Wauw, tidak terasa sudah sampai di penghujung Januari. Lagi-lagi satu bulan berlalu tanpa adanya tulisan baru di blog ini. Tidak berarti satu bulan terlewati tanpa adanya buku yang dibaca. Cukup banyak malahan. Ada Riva The Explorer (Ferdiriva), Jurnalis Narsis, Kejarlah Daku Kau Ku Angkot (Boim Lebon), The Miracle Journey Of Peter Tulane (Kate DiCamillo), The Magician’s Elephant (Kate DiCamillo), Lotta (Astrid Lindgren), The (Un)Reality Show (Clara Ng), Skulduggery Pleasant: Bermain Api (Derek Landy).

Belum lagi dengan beberapa komik seperti Maison Ikkoku, Yotsuba, dan Katsu. Oh mereka adalah bacaan tetap di kala butuh hiburan. Atau beberapa cerpen Murakami dan Harry Potter #3 yang jadi teman makan. Tapi itu semua hanya berupa daftar yang akan mengabur lalu teronggok begitu saja di sudut ingatan. Akan perlu usaha cukup keras untuk memanggil mereka kembali. Suatu saat nanti, butuh waktu sekian menit untuk berpikir sejenak sebelum bisa menceritakan ulang apa bagaimana suasana hati saya saat dan setelah membacanya, apa saja kata-kata yang masuk ke dalam bank ingatan saya, atau sekedar siapa nama tokohnya.

Tidak bisa dipungkiri; mereka adalah buku bagus. Kate DiCamillo membuat saya terpana dengan pilihan gaya penceritaannya. Akhir cerita yang klise tapi tetap menyentuh, juga ilustrasi yang bagus. Ini yang saya sebut buku yang akhirnya berjodoh.

Sudah lama saya melihat The Magician’s Elephant di tumpukan buku tapi tidak tertarik bahkan untuk sekedar melihat ringkasan ceritanya. Perlu bertemu dengan The Miracle Journey of Peter Tulane dulu baru saya memutuskan untuk mengakuisisi semua buku Kate DiCamillo yang bisa saya temukan di kota ini. Impulsif, tapi nyatanya tidak mengecewakan. Saya senang membacanya.

Sesuatu yang saya sebut jodoh pula yang membuat saya tertarik pada sampul buku Skulduggery Pleasant si detektif tengkorak dengan gaya bicara sarkas itu. Saat itu saya memang sedang gandrung pada cerita sejenis. Ketika buku keduanya selesai diterjemahkan dan beredar di bulan Januari, saya tak sabar lagi. Walau nyatanyasaya tidak terlalu menikmati seperti buku pertamanya, saya akan tetap memasukkan seri ini ke daftar buku favorit. Kalau saja Skulduggery Pleasant baru terbit pertama kali tahun ini, mungkin saya tidak akan pernah menyukainya. Masa gandrung saya pada cerita jenis fiksi fantasi sudah lewat. Yang tertinggal hanyalah kesetian (agak buta) pada pengarang yang telah terlabeli favorit. Itu, adalah cara kerja jodoh versi saya, kawan; berdasarkan waktu dan tentu ada masa kadaluarsanya.

Gambar diambil dari sini.